Ketentuan Umrah Yang Benar


Yang perlu Anda ketahui tentang ketentuan umrah adalah sebagai berikut :
- syarat umrah
- rukun umrah
- wajib umrah

Syarat Umrah
Yang dimaksud di sini ada 2 yakni syarat wajib dan syarat sah. Adapun syarat wajib umrah adalah :
- Islam
- Balig
- Berakal
- Merdeka/bukan budak
- Mampu
Yang dimaksud mampu di sini adalah mampu dalam hal ongkos transport, bekal material, keamanan jiwa dan harta benda, fisik dan cukup waktu.

Sedangkan syarat sahnya umrah adalah :
- Islam, tidak jadi umrahnya bagi selain muslim
- Mumayyiz (sudah bisa membedakan antara baik dan buruk)

Rukun Umrah
Menurut mazhab Syafi'i ada lima rukun umrah yaitu:
- Niat Ihram dari miqat
- Thawaf, mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 putaran
- Sa'i, menempuh jarak antara bukit shafa sampai bukit Marwa 7 putaran
- Tahallul, keadaan seseorang menjadi halal kembali dari larangan ihrom dengan cara memotong rambut minimal 3 helai
- Tertib\
Rukun umroh jika ditinggalkan maka umrahnya belum selesai (tidak sah).

Miqat adalah tempat dan waktu untuk melakukan ihrom. Miqat ada 2.
- miqat makani
- miqat zamani

Miqat zamani umroh adalah sepanjang waktu selama tidak melakukan kewajiban haji.  Miqat makani adalah batas tempat untuk memulai ihrom. Miqat makani ada 2 yaitu: makki & ufuqi.

Makki adalah orang yang berada di Makkah (penduduk muqimin atau jama'ah yang berada di makkah. Miqat makani umroh bagi mereka yang berada di Makkah adalah keluar dari tanah haram, yakni :
- Ji'ranah
- Hudaibiyyah
- Tan'im.

Ufuqi adalah jama'ah yang berasal dari luar makkah. Miqot makan umroh untuk ufuqi adalah:
- Bir ali, untuk jamaah yang datang dari Madinah.
- Qarnul manazil / diatas pesawat + 1 jam sebelum mendarat di King Abdul Aziz Jeddah Air port
- Juhfah, Yalamlam, Dzatu irqin.

Contoh lafadh niat umroh :

نَوَيْتُ العُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلَّهِ تَعاَلَى

Nawaitul umrata wa ahramtu biha lillahi ta’ala.

Syarat wajib thawaf 
- Suci dari hadats dan najis
- Menutup aurat
- Niat
- Sempurna 7 putaran
- Dimlai dan berakhir di pojok Hajar Aswad
- Ka'bah ada di sebelah kiri
- Di dalam masjid
- Anggota tubuh dan pakaian berada di luar batas Ka'bah dan Hijir Isma'il

Sunnah thawaf 
- Berkelanjutan antara satu putaran dan putaran berikutnya
- Berjalan untuk orang yang mampu
- Memakai kain ihrom dengan bahu kanan terbuka (untuk pria)
- Berjalan cepat untuk pria dalam 3 (tiga) putaran pertama untuk thawaf diikuti oleh Sa'i
- Mencium Hajar Aswad atau menyeka atau memberi isyarat dengan tangan dan menciumnya
- Mengusap tau berisyarat di Rukun Yamani
- Dzikir dan berdoa.
- Sholat dua rakaat dan berdoa di belakang Maqam Ibrahim.

Syarat Wajib Sa'i
- Setelah melakukan thawaf yang sah
- Dimulai dari bukit Shafa dan berakhir di bukit Marwa. (Dari shafa sampai Marwa terhitung 1 kali dan dari Marwa ke Shofa terhitung 1 kali)
- Berada di dalam Mas'a (Tempat Sa'i)
- Berusaha Sa'i (bukan untuk tujuan lain)

Sunnah Sa'i
- Suci
- Dzikir dan berdo'a
- Terus menerus
- lari kecil (untuk pria) di antara dua pilar hijau

Wajib Umrah
Wajib umrah adalah sesuatu yang ditinggalkan, maka harus membayar dam, namun umrahnya tetap sah. Menurut Syafi'iyah, wajib umrah ada dua, yaitu "
- ihram dari miqat
- menghindari semua larangan ihram.

Larangan ihrom untuk jamaah umroh:

Untuk pria:
- Baju yang dijahit
- Mengenakan sepatu yang menutupi pergelangan kaki
- Menutup kepala dengan barang yang menempel di kepala seperti topi, payung diijinkan.

Untuk wanita:
- Menutup telapak tangan
- Menutup wajah (cadar)

Bagi pria dan wanita:
- Mengenakan parfum (kecuali yang digunakan sebelum ihrom dan kering sebelum di ganti)
- Memotong kuku dan mencukur atau melepaskan bulu tubuh
- Berburu atau melecehkan atau membunuh binatang dengan cara apa pun
- Memotong atau merusak pohon dari tanah haram
- Meminang, menikah atau menikahkan dan menjadi saksi
- Bercumbu atau berjimak
- Menyakiti, bertengkar atau mengucapkan kata-kata kotor

Itulah beberapa ketentuan umrah yang benar yang bisa Saya sampaikan berdasarkan pengalaman.

 
















Tag : ketentuan umrah
Back To Top